Home > Knowledge Sharing > Bidang Minat Ilmu Komputer Universitas Diponegoro (Part 2-RELASI & Conclusion)

Bidang Minat Ilmu Komputer Universitas Diponegoro (Part 2-RELASI & Conclusion)

sambungan https://furiku88.wordpress.com/2010/02/04/bidang-minat-ilmu-komputer-universitas-diponegoro/

Rekayasa Perangkat Lunak dan Sistem Informasi

Setelah berjalan-jalan dan menikmati pemandangan sekilas tentang KOMDAS, mari kita lanjutkan mengenai bidang minat lainnya di Ilmu Komputer Universitas Diponegoro, yakni RELASI. Relasi relatif mudah untuk dijelaskan dan dibayangkan, hal ini dikarenakan tujuan utama dari Relasi adalah memberikan informasi bagi penggunanya(user). Sebelum melangkah lebih jauh, lihatlah gambar di bawah ini.

Data merupakan catatan dari sekumpulan fakta, tetapi data hanya dapat dimengerti oleh beberapa orang saja, kita ambil contoh di atas. Beberapa orang membuat catatan mengenai barang yang dia miliki, jika hanya dia yang menggunakan data tersebut, mungkin tidak akan timbul masalah selain ribet dan lupa, tentu saja. Tapi bagaimana jika data itu penting untuk orang lain, misalnya data nilai tidak hanya berguna bagi guru tetapi tentu saja bagi orang tua murid. Karena itu data harus diolah, diolah ke dalam bentuk informasi, informasi yang aktual, tajam, terpercaya.

Kenapa Harus Dipelajari?

Supaya dosen-nya punya pekerjaan dong, tentu saja bukan itu! Saya akan berusaha menjelaskan apa yang saya tangkap dari beberapa mata kuliah umum yang menjurus ke arah Relasi. Bayangkan dirimu adalah sekumpulan data.

Sekarang kita ambil contoh kamu akan menjadi mahasiswa, tentu saja data diri ini sangat penting untuk berbagai hal yang penting, informasi akademik, keuanganmu di bank melalui kartu mahasiswa yang biasanya sekaligus menjadi ATM, data-data tersebut bisa saling berkaitan. Tetapi yang menjadi masalah adalah informasi apa yang dibutuhkan tiap pihak. Pihak bank tentu saja tidak memerlukan data tentang golongan darah seorang nasabahnya, tetapi pihak palang merah atau dokter membutuhkannya. Memberikan informasi yang tepat sesuai dengan data yang ada bukanlah hal yang simpel.


Layaknya dokter yang meminta data pribadi pasiennya tiap kali berobat, data ini bisa sangat berarti, bagaimana jika kita harus berganti dokter? Data yang berasal dari dokter pertama itu bisa menjadi informasi yang berguna.

Mendekatkan Diri Pada User

User adalah segalanya, karena relasi bertujuan untuk mengolah data menjadi informasi, yang berarti informasi dapat berguna atau tidak tergantung user-nya. Kita ambil lagi contoh di kehidupan sehari-hari melalui perpustakaan yang digambarkan sebagai berikut.

Pada kasus pertama, tentu saja ini merugikan pengunjung perpustakaan, pengurus perpustakaanpun mengalami kesulitan jika harus mengecek kelengkapan buku yang dipinjam, atau yang sudah dikembalikan karena berantakan. Pada kasus kedua, buku-buku yang bertema sama dimasukkan ke dalam satu rak. Tentu saja ini akan lebih memudahkan pengunjung, pengurus perpustakaanpun lebih mudah mengawasi peredaran buku.

Tadi adalah contoh sederhana, sekarang kita sama-sama pikirkan proses komputasinya, secara sederhana juga tentunya. Tiap pengunjung perpustakaan memiliki nomor induk peminjam(NIP), nomor inilah yang nantinya akan jadi kunci dalam sistem untuk mengetahui berapa buku yang dipinjam, judul buku, keterlambatan, jumlah denda, dan lain-lain. Ini akan diolah bersama-sama dengan data-data yang melekat pada buku-buku di perpustakaan itu, dimana kode buku menunjukkan judul buku, memperlihatkan jumlah buku yang berjudul sama, dan masih banyak kegunaan lainnya. Tentu saja ini berarti kita harus menghubungkan data-data dari PEMINJAM dengan BUKU dengan SISTEM. Tentu saja informasi yang diberikan oleh sistem ini berbeda untuk tiap user, peminjam bisa mendpatkan informasi mengenai buku yang akan dia pinjam, pengurus perpustakaan bisa mendapatkan informasi mengenai kondisi dan jumlah buku yang berada di perpustakaan dengan cepat.

Hanya Itu-itu Saja dong yang Dipelajari?

Jangan meremehkan kekuatan informasi! kita semua tahu apa akibatnya dari sebuah informasi yang rancu apalagi salah. Membuat sistem seperti ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam merumuskan hubungan antara sejumlah entitas, dan atribut.

Informasi tidak hanya berupa tabel atau sekumpulan angka, tetapi informasi dapat berbentuk diagram, peta, gambar, warna, dan lain sebagainya. Menentukan bagaimana informasi diberikan secara cepat, tepat dan akurat adalah inti dari Relasi, karena itu pembelajaran mengenai bagaimana membuat sebuah perangkat lunak, basis data, dan pengolahan data adalah krusial.

Perangkat Lunak? Tinggal Coding  Saja Beres.

Jangan takabur wahai anak Adam! Sebelum memasuki tahap coding, pembuatan perangkat lunak harus berawal dari pendefinisian entitas, atribut, fungsi, dan lain-lain. Ini berguna jika kita nantinya bertemu dengan user, klien terutama. Kita harus dapat mengetahui tujuan awal dari pembuatan sebuah sistem informasi, ingat semua informasi terhubung dengan cara yang unik. Kita tentu saja tidak mau membuat sebuah sistem informasi akademik yang berakhir dengan sebuah perangkat lunak jejaring sosial karena kita tidak dapat membatasi dan mendefinisikan tujuan perangkat lunak tersebut.

THE CONCLUSION

KOMDAS atau RELASI, RELASI atau KOMDAS? Intinya saja deh. Baik! Jika kita sederhanakan maka dapat digambarkan sebagai berikut

Inti dari Ilmu Komputer dapat diandaikan sebagai malaikat yang menghubungkan antara makhluk sempurna ciptaan Tuhan dengan benda tidak sempurna ciptaan manusia. Anggap saja begini, Komdas adalah pihak yang lebih dekat kepada komputer, dan Relasi adalah pihak yang lebih dekat ke user. Tidak ada yang salah, semua benar, ini cuma bidang minat, yang tercakup dalam sebuah program studi.

Pilihan adalah sebuah kekuatan, maka pilihlah yang benar. Entah nantinya memilih berusaha mempelajari simulasi, kecerdasan buatan, jaringan, kriptografi, atau basis data, rekayasa perangkat lunak, sistem informasi, semuanya memiliki kekuatan yang sama. Akhirnya, saya cuma bisa mengatakan

ttd

furiku88

Advertisements
  1. February 11, 2010 at 4:05 pm

    bagoes…bagoes….bacanya bisa sambil ketawa…karena terlalu banyak tulisan disana….

    • February 16, 2010 at 11:16 am

      yap, memang post ini sarat dengan tulisan(entah kalau soal isi)

  2. March 23, 2010 at 6:07 pm

    aih kerennya..
    inspiratif

  3. November 15, 2010 at 9:10 pm

    Jadi, Komdas itu seperti Android, Relasi itu sperti iPhone kak? 🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: