Home > Comic, Knowledge Sharing > Informasi Mengenai Informasi

Informasi Mengenai Informasi

Sebenarnya saya malas berbicara mengenai pentingnya informasi. Tetapi, seperti halnya dokter yang memiliki kode etik kedokteran, maka setiap ilmu pasti mempunyai kode etiknya masing-masing. Terlebih lagi jika kode etik itu berkaitan dengan keselamatan dan keamanan orang banyak. Maka inilah saya, berbicara mengenai Informasi.

Di jaman dimana privasi sudah terkoyak, tercerai-berai oleh pemilik privasi itu sendiri, maka saya akan berbicara mengenai pentingnya dan bahayanya sebuah informasi.

“aduh, kunciku ketinggalan di motor”, “sendirian di rumah nih”, “rumah tadi sudah kukunci belum ya?”, jika kita melihat ini di status facebook, atau twitter, mungkin kita akan tertawa, atau mengira ini hal yang lucu, tapi bagi orang yang mempunyai maksud buruk ini adalah informasi yang berharga. “oh, kamu yang memakai baju coklat di depan halte SMA  tad pagi ya?”, ” iya, kok tahu?”, menulis ini di wall berarti anda tidak hanya berbicara kepada satu orang tetapi kepada teman di seluruh facebook, yang mungkin anda tidak tahu itu isinya semua benar-benar teman anda atau bukan. Saya mungkin hanya bersikap paranoid, tapi bukankah informasi sekecil itu saja yang saya butuhkan untuk membuka kases ke informasi lainnya? Alamat rumah, rutinitas, tempat nongkrong, nama orang tua, nama adik, agama, dan kondisi orang saat itu. Misalnya, “habis kecelakaan nih, terpaksa di rumah sendiri, kaki di-gips, ditinggal mama papa keluar kota lagi”, oke, sekarang ada orang-orang di luar sana yang mengetahui kamu di rumah sendiri, dengan keadaan yang tidak fit. Dengan sedikit usaha, alamat rumahmu bisa diketahui, lewat facebook, lewat jejaring sosial lainnya mungkin, dan selamat datang bahaya.

Don’t Talk To Stranger

Sebuah peraturan sederhana yang dibuat orang tua kita ketika kita masih kecil, ini berlaku juga di dunia maya. Tetapi, kamu tidak perlu berbicara secara langsung. Dari status, wall, timeline, kamu sudah cukup berbicara kepada orang asing, apalagi kita terkadang meng-confirm seseorang menjadi teman kita tanpa tahu benar siapa dia, hanya karena dia satu sekolah, satu universitas, ya add sajalah, tambah teman. Ingat, semakin anonymous kamu, maka kebebasanmu semakin besar, jika ada orang yang mengenalmu melalui jejaring sosial, tapi kamu tidak tahu orangnya siapa, apa kamu tidak merasa itu adalah hal yang berbahaya? Dia tahu kapan kamu keluar rumah, kapan rumahmu kosong, kemana saja kamu pergi tanpa kamu tahu siapa orang itu. ini seperti mengundang maling ke rumahmu, dan kita tidak tahu maling ini siapa.

Please Know That Information is A Powerful Weapon

Berhati-hatilah dengan informasi, bijaksanalah, setiap kamu menulis di wall seseorang, maka kamu membiarkan teman-temannya membaca apa yang kamu tulis, jadi jangan tulis no.HP-mu yang baru melalui wall, jika kamu tidak mau diganggu orang tidak dikenal, sesimpel itu.

Advertisements
  1. tegar
    May 27, 2010 at 3:50 pm

    no junk

  2. May 28, 2010 at 2:30 pm

    setuju!!
    *eh, saya kayak itu ga ya? bertanya-tanyapadadirisendiridalamhati* 😀

  3. ryo
    June 14, 2010 at 1:29 am

    g ngrti nih…
    junk yg mana sih..?
    (http://rior06.student.ipb.ac.id)

  4. June 14, 2010 at 8:37 pm

    @tegarz yes, please

    @nya masyarakat Indonesia cuma terlambat, nantinya juga sadar

    @ryo junk, maksudnya komentar yang tidak sesuai dengan tema post-nya, misalnya, disini malah nanya,’makanan favoritmu apa?’ atau hanya sekedar,’pertamax!’, itu dianggap junk

  1. July 5, 2010 at 8:59 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: