Home > Knowledge Sharing > Understanding Simple Artificial Intelligence

Understanding Simple Artificial Intelligence

Maaf, ini postingan yang  sedikit agak serius

Beberapa orang menganggap bahwa kecerdasan buatan adalah sebuah ilmu yang rumit dan sulit. Saya sendiri tidak ingin mengatakan bahwa opini ini salah, tetapi ada baiknya jika kita lebih mengenal mengenai Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan.

Let’s Start!

Seperti yang saya pelajari bahwa kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditunjukkan oleh sebuah entitas buatan yakni komputer. Sebenarnya apa yang memuat sebuah komputer dikatakan cerdas? Ambil contoh kalkulator, apakah sebuah kalkulator bisa dikatakan cerdas? Inilah salah dua definisi mengenai kecerdasan :

  1. kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
  2. atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah ‘Test Kecerdasan’

Masih tidak puas dengan penjelasan ini? Saya juga. Jadi biar saya jelaskan menurut pendapat saya. Menurut saya kecerdasan adalah sebuah integral dari kata pintar. Ayo kita ambil contoh, orang pintar adalah orang yang mengetahui rumus fisika dengan tepat, sedangkan orang cerdas mengetahui bagaimana seharusnya rumus itu digunakan di dunia nyata. Lagi, orang pintar adalah orang yang mengetahui jawaban dari suatu pertanyaan, orang cerdas adalah orang mengetahui haruskah pertanyaan itu dijawab, apakah itu karena pertanyaan yang dilemparkan adalah pertanyaan retoris atau ada alasan lainnya. Ini membuat sebuah kasus yang mudah menjadi lebih rumit, dikarenakan sesuatu yang kita sebut cerdas bukan hanya bertindak atau menyediakan jawaban berdasarkan hal yang pasti, api terkadang dipengaruhi lingkungan, norma, atau yang kita sebut aturan atau rules.

It’s About Rules!

Saya akan memberi contoh dalam sebuah permainan, silahkan klik link di bawah ini

http://tekuno-furiku.deviantart.com/art/game-166159602

Ini adalah permainan sederhana dengan beberapa aturan yang sederhana pula, anda mempunyai dua buah bak air yang harus diisi dengan air dengan aturan tertentu. Anda harus bisa memberikan hasil akhir(goal) yang diharapkan.

Contoh lain, permainan catur. Setiap pion mempunyai cara bergerak yang berbeda dan aturan yang berbeda, tentu saja “kuda” tidak bergerak selain dengan alur berbentuk ‘L’, juga ” menteri” dengan karakteristiknya masing-masing. Ini yang dinamakan aturan atau rules, dan goal-nya adalah skakmat kepada pemain lawan. Tapi ingat, catur dimainkan dua orang, sehingga tentu saja strategi yang digunakan tidak terlepas dari reaksi dari lawan. Inilah yang dinamakan kecerdasan, kemampuan untuk bertindak atas masukan, aturan, dan pengaruh lingkungan.

Masih bingung? Contoh lain? Baik, mari bermain suit. Tentu kita semua tahu aturan bermain suit kan? Jika saya melambangkan kelingking sebagai ‘K’, telunjuk sebagai ‘T’, dan ibu jari sebagai sebagai ‘I’. maka jika kita melawan seorang lawan dengan urutan yang digunakannya adalah I-I-I-I-I-T-T-T-T-T-…maka yang selanjutnya dia akan menggunakan apa? walau kamu tidak sadar, ini adalah salah satu penggunaan kecerdasan  dengan menggunakan probabilitas. Pada kenyataannya kecerdasan buatan bisa menggunakan teori dari jaringan syaraf , Logika Fuzzy dan lain sebagainya sebagai inti dari kecerdasannya.

There’s More?

Pada perkembangannya, bidang kajian mengenai kecerdasan buatan semakin luas dan unik. Beberapa teori mengenai kecerdasan buatan bermunculan untuk terus melengkapi teori-teori yang sebelumnya sudah ada. Satu hal unik dari kecerdasan buatan adalah kemampuan untuk memberikan tanggapan yang tak pernah terpikirkan oleh pembuatnya sekalipun. Beberapa program kecerdasan buatan digunakan untuk robot, game, peramalan cuaca, sistem pendukung keputusan dan lain-lain.

Salah satu bentuk  kecerdasan buatan sederhana yang bisa kita jumpai adalah..SETRIKA. Ya! Setrika! Pada setrika otomatis saat ini telah disediakan pilihan untuk menyetrika menurut jenis kain. Jika kita lihat strukturnya maka sebenarnya itu cuma merubah jarak antara logam, tetapi jika kita lihat lebih teliti lagi maka inilah yang bisa kita simpulkan. Rules-nya adalah sebuah setrika tidak boleh terlampau panas untuk jenis bahan yang dipilih atau bahakan terlalu dingin. Goal-nya adalah menjaga agar panas setrika tetap pada suatu derajat tertentu dimana suhunya tepat. Maka pembuatnya menggunakan dua jenis logam yang berbeda laju pemuaiannya sehingga logam itu tidak menyentuh sumber listrik yang berakibat suhu setrika bertambah (atau pelajari lagi mengenai setrika ketika berada di bangku sekolah ). Sederhana kan? Tentu saja saat ini perkembangannya sudah jauh dari itu, dulu kalkulator adalah barang super, sekarang digantikan komputer, perkembangan definisi mengenai kecerdasan buatan juga terus berubah, dulu dimana bermain musuh di dalam permainan Mario Bros yang cuma berjalan maju kita anggap luar biasa dan pintar sekarang sudah kita anggap kuno dan bodoh. Bukankah ini yang namanya kemajuan?

Ini adalah salah satu penggunaan kecerdasan buatan yang menggunakan algoritma prosedural sederhana sebagai intiya.

http://tekuno-furiku.deviantart.com/art/wizard-game-166159843

Sekarang kecerdasan buatan di bidang teknologi informasi berkembang dari sebuah kenyataan bahwa sebuah komputer hanya untuk mengolah data dan informasi kini juga dapat memiliki kemampuan untuk belajar, berkembang , adaptasi sesuai dengan jenis masukannya. Bukankah akan menarik jika kita dapat memahami cara otak kita bekerja dengan mempelajari kecerdasan buatan?

Have fun studying about  computer science!

ttd

furiku88

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: