Home > Zero Ground > Me On How To Train Your Dragon

Me On How To Train Your Dragon

Itu hari Sabtu, itu hari yang panas, itu hari kemarin.

Saya terbangun dengan keadaan yang sama seperti sebelum tidur, masih bernafas, berbaju dan bercelana, terima kasih Tuhan. Well, ketika kamu berada di kos-kosan cowok dan itu adalah hari libur, kamu akan bersyukur kenapa kamu masih bercelana di pagi hari.

What?

Tidak penting. Hari itu saya berencana ke rumah teman saya untuk meminta materi dan beberapa film. Alhasil saya mendapatkan apa yang saya inginkan karena saya melakukan apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkannya, misalnya, ke rumah teman saya, berbasa-basi, memilih file di laptopnya, meng-copy, mem-paste ke flash disk, ah kamu tahulah. Yak, materi, dan beberapa seri terbaru The Big Bang Theory, Shit! My Dad says sudah saya dapatkan. Tidak lupa dua buah film yaitu Expendables, dan How To Train Your Dragon (HTTYD) bersarang aman di sempitnya ruang flash disk saya.

Me? On HTTYD?

No! Saya tidak bermain dalam film HTTYD. Tapi layaknya anak kecil yang menonton film animasi lalu berimajinasi menjadi salah satu tokohnya, saya melakukan hal yang sama. Saya membayangkan saya sebagai salah seorang anak di film itu, dan yang terpikirkan oleh saya adalah…

Jika pemeran utama salam HTTYD bernama Hiccup, dan memiliki teman-teman bernama aneh seperti Fishlegs, Snotlout, Tuffnut atau Ruffnut, maka nama untuk saya adalah Pussycatdoll! Eh, saya rasa itu salah. Mungkin saya akan mencoba Lazyfeet, atau Sneezystick. Saya yakin naga yang akan saya dapatkan adalah jenis Cosymbotus Platyurus atau bisa disebut cicak, ya, itu bahkan bukan naga. Untungnya pula saya tidak dilahirkan di desa para Viking kalau tidak saya sudah mempunyai nisan saya sendiri sebelum saya bisa menulis dan membaca. Ayolah! Melawan naga? Mengendarai naga? Oke, setidaknya kita tidak harus membersihkan jok jika mabuk udara.

I’m Pathetic

Ya, pemeran utama di HTTYD memang menyedihkan tapi setidaknya dia berani dan pintar, sedangkan saya hanya cukup dengan menyedihkan. Bahkan di dunia nyata di mana menyedihkan terkadang disukai banyak orang misalnya sinetron yang menyedihkan, band dengan lagu yang menyedihkan (bukan lagu sedih, tetapi menyedihkan) saya termasuk orang yang menyedihkan yang pastinya tidak disukai. Tapi, jika saya tidak menyedihkan, saya tidak akan berusaha menjadi tidak menyedihkan, dan pastinya saya tidak akan menulis blog ini. Well, akhirnya kita memang harus menyadari bahwa dunia nyata memang menyebalkan, dunia nyata terlalu lama dan membosankan dibandingkan sebuah film yang berdurasi kurang dari 2 jam, tapi selalu ada cara untuk menambahkan sedikit kesenangan dan kebahagiaan di dalamnya. Seperti membaca blog mengenai orang yang lebih menyedihkan darimu. Seperti membaca blog ini, dan saya membaca blog orang lain.

ttd

furiku88

Advertisements
Categories: Zero Ground Tags: ,
  1. tq
    November 21, 2010 at 3:01 pm

    Gambarkan versiku, ungkiiing.. Aku mau ganti fropile fikcer-ku..
    Ya? Ya? Ya?
    Aku tungguuuuuu..

  2. November 23, 2010 at 1:32 pm

    Nice post.. suka liat “karakter baru”-nya HTTYD di atas.. siapa tau gak lama lagi mas dikki sendiri yang bikin film animasi model HTTYD.. hmmmm.. hmmmm…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: