Home > Comic, Zero Ground > To the HELLOFEST 8! ~Batman’s Voice~

To the HELLOFEST 8! ~Batman’s Voice~

The Day We Called Saturday

Hari itu hari Sabtu, satu hari sebelum Minggu, dua hari sebelum hari Senin, dan Senin itu hari kerja, hari yang akan dipenuhioleh kesibukan dan kepenatan urusan kantor. Senin itu adalah hari yang tidak sedang akan kita bicarakan di sini melainkan Sabtu.
Tanggal empat Februari dua ribu dua belas, itu adalah hari Sabtu dimana saya merasa amat bosan dan jenuh. Seakan dunia ini masih saja berputar ke arah yang sama, dan saya masih saja mencoba untuk hidup dengan terus bernafas. Saya tidak mempunyai rencana apapun hari itu, bahkan ketika pada hari sebelumnya saya mengetahui ada acara yang menarik dengan jarak tempuh yang cukup dekat dengan menggunakan transportasi umum.

Ah, saya jadi harus menceritakan hari sebelumnya agar kamu mengerti maksud saya.

~

The Day Before Saturday

Itu saya pulang dari tempat saya menjadi trainee, setelah menunggu hujan deras yang tak kunjung behenti, setelah batal mengantarkan si Ardit ke stasiun karena hujan itu tadi, setelah berhasil membuat webservice untuk modul yang saya tidak yakin kamu tahu apa yang sedang saya bicarakan. Saya memandang timeline twitter, mungkin lebih tepatnya membaca, tapi dengan alasan biar terlihat dramatis maka saya memilih kata “memandang”. Adalah itu si Agnest menulis di timeline-nya mengenai acara yang bernama HELLOFEST. Itu acara yang dipenuhi dengan cosplay, festival film pendek, para pelaku industri kreatif dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan pop culture lainnya (jangan malas, googling sana! Atau kalau tidak mau repot buka saja http://hellofest.com). Ah, sebuah rencana yang bagus untuk hari Sabtu saya. Tapi saya malas.

~

Back to Saturday

Saya malas, saya hobi malas, saya suka bermalas-malasan, tapi di hari itu, di hari Sabtu itu, saya bosan. Saya bosan bermalas-malasan, saya ingin sesuatu yang menarik. Karena lari bugil di keramaian dianggap sebagai hal yangtidak pantas untuk dilakukan di masyarakat yang dikatakan bernorma ini, saya terpaksa harus mencari cara untuk menghilangkan kebosanan saya dengan cara yang lain.
Dan saya teringat akan acara itu, acara HelloFest itu, acara yang akan diadakan seharian itu, acara yang diadakan di Balai Kartini itu, acara yang selanjutnya akan saya datangi siang itu.

~

HelloFest. No. THE HELLOFEST!

Itu saya, dengan kaos dari Kamboja yang dibelikan oleh kakak saya, dengan tas ransel hitam yang juga dibelikan oleh kakak saya, dan dengan menenteng Xperia Play yang selalu terpasang pada mode camera. Itu saya, yang berkeliaran mondar-mandir, yang seenak udelnya mengambil foto para cosplayer, yang sembarangan menertawakan tingkah laku manusia-manusia yang berada di situ.

Ini beberapa foto yang saya ambil ketika berada di sana.

Great Garo Cosplay! GRAOH!

~

Remember Kid! May the force be with you. Always.

~

Ghost Rider with fat

~

Otaku & boobies

~

My Review

HelloFest8 was great! Seru, ramai, menyenangkan. Sayang saya tidak bisa mengikuti beberapa acara yang sepertinya mengasyikkan seperti lelang toys, festival film pendek dan segudang acara lainnya. Acara ini patut untuk didatangi dan disaksikan. Bukan hanya untuk para cosplayer, tapi juga untuk para pelaku industri kreatif lainnya. Memang HelloFest8 ini mengambil subjudul AnimaExpo, tapi pada kenyataannya HelloFest adalah acara yang diperuntukkan untuk segala jenis pop culture.

Acara ini sungguh menjadi hiburan tersendiri bagi kaum muda saat ini yang sangat dipengaruhi oleh komik, manga, animasi, dan teknologi.

Tapi, saya merasa ada yang kurang dari acara ini. Walau ada yang namanya bazaar tapi saya tidak bisa menemukan sesuatu yang bisa dibeli. Maksud saya, bukan karena di situ barangnya tidak boleh dibeli atau harganya selangit. Tapi lebih ke item yang dijual. Tentu saja saya ingin membeli sesuatu yang menunjukkan saya datang ke acara yang hebat ini sebagai suvenir dan kenang-kenangan, tapi saya tidak menemukan sesuatu yang khas. Harusnya ada kaos khusus yang dibuat untuk acara itu yang bisa dibeli, atau toys yang dibuat khusus bertuliskan HelloFest8, atau bahkan gantungan kunci khusus yang hanya bisa dibeli di acara itu.

Tentu saja semua itu hanya opini pribadi. Yang jelas, saya senang, saya bahagia, saya terbebas dari rasa bosan saya walau hanya sejenak, saya mendapat sesuatu yang bisa saya ceritakan kepada orang lain atau setidaknya saya tulis di blog ini.

Ah, saya tidak sabar menunggu acara HelloFest berikutnya!

regards

Dikki Mahasati

Advertisements
  1. February 7, 2012 at 5:45 am

    Damn, gw kemaren nggak bisa kesana gara2 lembur :((

    • February 7, 2012 at 6:36 am

      Janganlah terlalu sibuk menjadi orang tua. Bermudalah sedikit.

  2. February 21, 2012 at 1:07 pm

    Kapan nih di bandung?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: