Archive

Archive for the ‘Office’ Category

Jakarta Banjir

January 20, 2013 1 comment

Jakarta Banjir

I can’t believe it before I read it on the internet.
-People 2.0-

Advertisements

About Me (Quick Blog)

September 20, 2012 2 comments

Welcome to my blog!

Selamat datang wahai pengunjung blog yang memiliki waktu luang untuk berkunjung ke blog ini. Saya ucapkan salam kenal bagi tamu baru yang entah bagaimana caranya kamu bisa menemukan blog ini, dan saya ucapkan selamat datang kembali kepada kamu yang entah kenapa masih bermain ke blog ini.

 

Nama saya Dikki dengan dua huruf “K”

Ah maaf, betapa kasarnya saya untuk tidak memperkenalkan diri. Bagi yang sudah mengenal saya, mari kita berkenalan lagi. Karena mungkin saya lupa akan kamu, dan kamu mungkin lupa akan saya.

Nama? Oh iya, nama saya Dikki dengan dua huruf “K” (perhatikan ini baik-baik, karena kalau kamu salah menulisnya sesungguhnya di dalam hati saya sedang mengutuk kamu jadi panci bolong). Seorang pegawai kantoran yang “bekerja untuk memastikan koneksi kantor internet dapat digunakan”. Bukan, saya bukan yang bertanggung jawab atas jaringan kantor, baca lagi baik-baik.

BUKAN! Sudah saya bilang saya bukan yang memperbaiki jaringan kantor!

Baiklah! Saya akan jelaskan pekerjaan saya secara singkat. Saya datang pagi-pagi lalu membuka situs semacam google, yahoo, 9gag, wikipedia,  mangareader, beberapa blog dan berbagai macam situs lain untuk memastikan bahwa jaringan internet kantor baik-baik saja. Kalau tetiba ada yang tidak beres dengan koneksinya? Oh tentu saja saya protes lalu berhenti bekerja, lagipula tugas saya hanyalah memastikan koneksi internetnya bekerja dengan baik atau tidak.

….

….

APA MAKSUDMU DENGAN SAYA MAKAN GAJI BUTA!?

 

N.B . : Sampai saat ini penulis masih berusaha meyakinkan orang lain bahwa pekerjaannya adalah seorang  programmer dengan alasan terdengar keren.

ttd

Dikki Mahasati

Categories: Office, Zero Ground

Senam Pagi Hore

December 31, 2011 2 comments

Itu hari Jumat, Itu hari dimana saya mulai menuliskan post ini. Itu hari waktu pagi. Hari itu saya bangun pagi, bukan karena ingin, bukan karena suka, bukan pula karena kebetulan. Itu karena kantor saya, bukan kantor milik saya, tapi kantor tempat saya menjadi trainee menetapkan dengan semena-mena bahwasanya setiap Jumat pagi haruslah diadakan senam pagi, dan tahukah kamu bahwa kalimat ini sungguhlah amat sangat panjang apalagi jika saya tambahkan penjelasan bahwa kalau kalimat yang saya katakan ini amat sangat panjang?

Jadi pagi itu saya mengikuti senam pagi dan tentu saja bukan saya saja, adalah itu si Deni, itu si Yuda, itu si Rommy, mana si Ardit? Ah itu dia telat, dan seluruh pegawai kantor. Saya mulai sadar bahwa di dalam barisan senampun ada itu yang namanya pola pengelompokan. Pengelompokan ini biasanya berdasarkan di mana orang itu berletak saat senam. So, saya bagi menjadi 3 golongan penting menurut barisan yaitu baris depan atau kita sebut barisan” 120%”, baris tengah alias barisan “eksis”, dan baris belakang alias barisan “peduli amat dengan senam yang penting sarapannya”.

Baris Depan / The 120% People

Barisan ini adalah tempat manusia-manusia yang diberkahi dengan “kreatifitas” dan tenaga yang “agak” berlebih. Jadi ketika instruktur senam mengajak jalan di tempat maka mereka merasa itu adalah hal yang membosankan dan mulai berlari mengelilingi lapangan sepak bola. Ketika instruktur mengajak untuk menengadahkan kepala mereka merasa itu belum cukup dan melakukan kayang. Terakhir saya melihat mereka melakukan tarian memanggil hujan ketika instruktur berusaha mengajari gerakan poco-poco.

Baris Tengah / Gue Senam Maka Gue Eksis

Barisan ini adalah tempat di mana mereka yang eksis bertempat tinggal dan membangun peradaban. Kenapa berada di tengah? Oh, mereka haruslah mandi dulu, dandan dulu, pakai bedak dulu, dan memilih baju dan celana senam (Ooh! Look at that ass!) yang matching. Makanya mereka mendapatkan barisan tengah. Mereka menikmati senam sebagai ajang untuk berkumpul bersama kawan-kawan.

Baris Belakang / Nom Nom Nom

Mandi? Nanti sajalah. Baju? Ya, yang dipakai tidur tadi malam. Senam? Kami penganut gerakan ekstrimis minimalis. Sarapan? MANA!? BERIKAN SIOMAY ITU!! UOAAAAGH!!! THIS IS SPARTAAAAAAH!!!

ttd

Furiku88

%d bloggers like this: